MAKALAH OSIS

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang

Organisasi adalah suatu hal yang tidak bisa terlepas dari kehudupan kita karena manusia diciptakan sebagai makhluk sosial yang selalu membutuhkan pertolongan orang lain. Dengan adanya organisasi, kita dapat bersosialisasi dengan orang lain.

Namun dizaman sekarang ini, khususnya para pelajar perlumengetahui dan mengenal organisasi, karena selain akan membentuk sikap seorang pemimpin organisasi juga dapat merubah karakter seseorang, sehingga dengan mengikuti sebuah organisasi sikap kita akan berubah kearah yang lebih baik.

Maka dari itu, kita sebagai pelajar, sudah dikenalkan secara luas dan menyeluruh sebuah organisasi yang ada didalam sekolah. Organisasi didalam sekolahpun sangat banyak, tetapi organisasi yang lebih inti didalam sekolah dan menjalankan roda sekolah adalah Organisasi Intra Sekolah atau yang lebih dikenal oleh kita adalah OSIS. OSIS adalah sebuah organisasi untuk membantu menjalankan program sekolah dan juga sebagai suri tauladan bagi siswa dan siswi yang patut dicontoh didalam organisasi.

  1. Pembatasan dan Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut:

  1. Apa tujuan diadakannya pengurusan OSIS?
  2. Apa pengaruh mengikuti kepengurusan OSIS terhadap kepemimpinan siswa?
  3. Adakah dampak yang ditimbulkan dari mengikuti kepengurusan OSIS?
  4. Tujuan

Penulisan karya tulis ini bertujuan:

  1. Mengetahui tujuan diadakannya pengrusan OSIS;
  2. Mengetahui pengaruh mengikuti kepengurusan OSIS terhadap kepemimpinan siswa;
  3. Mengetahui dampak yang ditimbulkan dari mengikuti kepengurusan OSIS;
  4. Metode Penelitian

Penelitian ini digunakan dengan metode-metode sebagai berikut:

  1. Pustaka

Metode pustaka dilakukan dengan menela’ah, mengkaji dan meriset ke berbagai perpustakaan dan beberapa sumber buku serta beberapa pencarian disebuah situs internet yang mempunyai keterkaitan dengan tema makalah ini. Metode ini dilakukan pada hari Senin tanggal 28 Februari 2005.

  1. Observasi

Metode observasi yang dilakukan adalah melalui observasi partisipasi. Gambaran objek yang kami peroleh dari lapangan melalui observasi partisipasi adalah denagan cara mengamati kegiatan OSIS di SMP Terpadu dan mengamati sejauh mana kepemimpinan siswa didalam berorganisasi OSIS. Metode ini berlangsung dari tanggal 29 Februari s.d 10 Maret 2005.

 

 

 

  1. Wawancara

Metode wawancara dilakukan guna menambah informasi yang berkenaan dengan tema makalah ini. Metode wawancara ini dilakukan kepada narasumber yang berperan penting yaitu pembina OSIS. Metode ini dilakukan pada tanggal 11 Maret 2005.

 

BAB II

LANDASAN TEORI

  1. Pengertian kepengurusan, OSIS, dan Kepemimpinan
  2. Kepengurusan

     Kepengurusan adalah seluk beluk yang berhubungan dengan tugas pengurus (Adiwirmata, S,Sri,Drs. 1984. KBBI. Jakarta: Balai Pustaka)

  1. OSIS

OSIS adalah Organisasi Intra Sekolah. Masing-masing kata mempunyai pengertian:

  1. Organisasi

Secara umum organisasi adalah kelompok kerja sama antara pribadi yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi dalam hal ini dimaksudkan sebagai  satuan atau kelompok kerja sama para siswa yang dibentuk untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Yaitu mendukung terwujudnya pembinaan kesiswaan.

  1. Siswa

Siswa adalah peserta didik pada satuan pendidikan dasar dan menengah.

  1. Intra

Intra berarti terletak didalam. Sehingga OSIS merupakan suatu organisasi siswa yang ada didalam sekolah yang bersangkutan.

  1. Sekolah

Sekolah adalah suatu pendidikan tempat menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar.

  1. Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah memegang tangan seseorang sambil berjalan untuk membimbing.

  1. Sejarah Pembentukan OSIS

            Sebelum lahirnya OSIS, disekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA terdapat organisasi siwa yang berbagai macam coraknya. Ada organisasi siswa yang hanya dibentuk intern sekolah, dan ada organisasi siswa yang dibentuk oleh siswa diluar sekolah. Sebagian ada yang mengarah kepada hal yang bersifat politis, sehingga kegiatan organisasi siswa tersebut dikendalikan diluar sekolah.

            Sebagian akibat dari keadaan diatas timbulah loyalitas ganda, disuatu pihak harus melaksanakan peraturan yang dibuat oleh kepala sekolah, sedangkan dipihak lain harus tunduk pada organisasi siswa yang dikendalikan diluar sekolah.

            Dalam keadaan yang demikian itu dapat dibayangkan berapa macam ragam organisasi siswa yang tumbuh dan berkembang pada saat itu, dan bukan tidak mungkin organisasi tersebut dapat dimanfaatkan kepada kepentingan organisasi diluar sekolah.

            Pada tahun 1997 sampai 1972, beberapa pemimpin organisasi siwa di Jakarta yang sadar akan maksud dan tujuan sekolah masing-masing, maka diberikan arahan dan pimpinan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan tentang pembinaan kesiswaan.

            Oleh karena itu, pemerintah membangun wadah generasi muda di lingkungan sekolah dan diterapkan melalui Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang perlu ditata secara terarah dan teratur. (Dr. Sungkowo M.) diposting dari situs www.wikipedia.com

  1. Fungsi OSIS 
  • Sebagai Wadah

       OSIS merupakan organisasi resmi disekolah dan sebagai wadah kegiatan para siswa di sekolah untuk mendukung terwujudnya tujuan pembinaan kesiswaan.

  • Sebagai Motovator

       Motivator adalah pendorong lahirnya keinginan dan semangat para siswa untuk berbuat dan melakukan kegiatan bersama dalam mencapai tujuan. OSIS sebagai motivator berperan untuk menggali dan mengembangkan potensi siswa yaitu minat dan bakat siswa.

  • Sebagai salah satu jalur pembinaan kesiswaan secara nasional (Mentri Pendidikan Nasional)

 

BAB III

PEMBAHASAN MASALAH

 

  1. Tujuan Diadakannya Pengurusan OSIS

            OSIS adalah Organisasi Siswa Intra Sekolah, yang mana OSIS ini adalah sebagai motorik atau atau penggerak suatu kegiatan yang berada di sekolah

  1. Pengaruh Mengikuti Keoengurusan OSIS

            Pengurus adalah seluk beluk yang berhubungan dengan tugas pengurus (KBBI), dengan pernyataan demikian, kita dapat menyimpulkan bahwa kepengurusan adalah pengurus yang beada didalam organisasi yang memelihara sebuah organisasi untuk lebih memajukan kinerja organisasi tersebut.

            Dengan mengikuti kepengurusan OSIS, maka didalam diri siswa akan tertanam sikap untuk menjadi seorang pemimpin. Untuk menjadi seorang pemimpin tersebut yang pertama kali harus dilakukan oleh seorang siswa adalah mempunyai rasa tanggung jawab. Rasa tanggung jawab ini akan muncul apabila ada unsur paksaan. Unsur paksaan ini bersifat positif guna untuk menumbuhkan tanggung jawab didalam diri seorang siswa.

            Kalau sudah tumbuh rasa tanggung jawab dalam diri siswa, maka siswa tersebut dapat dikatakan sebagai seorang pemimpin. Karena untuk menjadi seorang pemimpin selain mempunyai sekil dan kemampuan, seorang pimimpin juga harus mempunayi rasa tanggung jawab terhadap apa yang dipimpinnya.

 

 

  1. Dampak yang Ditimbulkan Dari Mengikuti Kepengurusan OSIS

            Dampak yang ditimbulkan dari mengikuti kepengurusan OSIS mengarah kepada hal yang positif.

  • Akan Menambah Rasa Percaya Diri

       Pada dasarnya rasa percaya diri akan tumbuh dengan sendirinya. Akan tetapi yang harus dilakukan untuk menambah rasa kepercaya dirian adalah dengan membiasakan diri. Sikap membiasakan diri akan tumbuh didalam diri kita apabila ada unsur paksaan.

       Jika sudah membiasakan diri maka akan timbul rasa percaya diri, dan rasa percaya diri ini adalah salah satu modal utama didalam kehidupan ini.

  • Meningkatkan Rasa Kebersamaan dan Saling Tolong Menolong

       Rasa kebersamaan akan timbul manakala kita sudah saling mengenal antara satu teman dengan teman yang lainnya. Didalam organisasi ini kita bekerja satu sama lain serta saling tolong menolong guna mencapai sebuah kesuksesan bersama.

 

BAB IV

PENUTUP

 

Simpulan

  1. Tujuan diadakannya kepengurusan OSIS adalah untuk mengorganisir atau untuk menjalankan suatu kegiatan yang ada di sekolah.
  2. Kepengurusan OSIS sangat berpengaruh kepada kepemimpinan siswa karena untuk membentuk sikap tanggung jawab dan sikap kepemimpinan siswa.
  3. Dampak dari mengikuti kepengurusan OSIS mengarah kepada dampak Positif .
  • Akan Menambah Rasa Percaya Diri
  • Meningkatkan Rasa Kebersamaan dan Saling Tolong Menolong

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Adiwirmata, S,Sri,Drs. 1984. KBBI. Jakarta: Balai Pustaka

http//www.sosiohumanika-jpsck.com

www.wikipedia.com

 

 

 

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: