SIKISA KUBUR

PENYEBAB SIKSA KUBUR

  1. Siksa kubur yang bersifat selamanya

                                                                     Dari hadist Ibnu Abbas

  1. Siksa kubur yang bersifat sementara

HAL-HAL YANG MENYEBABKAN SIKSA KUBUR

  1. Tidak membersihkan diri sesudah kencing

Hadist Ibnu Abbas yang artinya “ sesungguhnya kedua penghuni kubur ini sedang disiksa. Sebenarnya mereka berdua disiksa bukan karena dosa besar. Salah seorang dari mereka disiksa karena tidak pernah membersihkan dirinya sehabis buang air kecil, sedang yang lain karena suka berjalan sambil menghambur hasutkan”.

  1. Berjalan sambil menghambur hasutkan / beradu domba.
  2. Menggelapkan hasil gonimah / korupsi
  3. Mengumpat / gosip HR. Ibnu Majjah
  4. Niahah / menangisi mayat, hadist dari Ibnu Ummar Soheh Muslim

HAL YANG DAPAT MENYELAMATKAN DARI SIKSA KUBUR

  1. Ta’at kepada Alloh
  2. Berjaga-jaga dijalan Alloh
  3. Mati Syahid
  4. Mati karena sakit perut
  5. Mati pada siang atau malam jum’at
  6. Membiasakan membaca surat Al-Mulk

AGAR HIDUP BERMAKNA SEBELUM MATI DIANTARANYA

  1. Bersandar hanya kepada Alloh
  2. Beramal dengan amal yang sempurna
  3. Selalu mengingat Alloh
  4. Menghias amal dengan ikhlas QS. Al-hujrot 12

MANUSIA DATANG DI AKHIRAT SECARA BERBONDONG-BONDONG

QS. Annaba: 18

Umat Nabi Muhammad saw akan datang kepada Alloh menjadi 12 kelompok

  1. Kelompok yang digiring dengan bentuk muka seperti kera / ahli memfitnah QS. Al Baqoroh 191
  2. Yang digiring bermuka seperti babi / yang suka makan barang yang haram QS. Al-Maidah 42
  3. Digiring dalam keadaan buta dan bingung / pelanggar hukum, fasik dan munafik QS. Annisa 58
  4. Digiring dalam keadaan bisu dan tuli / suka udzub, ria dan takabbur  QS. Lukman 18
  5. Yang digiring dengan nanah mengalir dari mulutnya serta lidahnya selalu berdarah / ulama yang mengingkari ucapan dan perbuatannya QS. Albaqoroh 44
  6. Digiring dalam keadaan luka parah / para ahli saksi palsu, kesaksiannya dibayar untuk memenangkan perkara
  7. Digiring berjalan menggelindingkan tubuhnya sebab tumit kakinya disangkutkan dengan kepalanya, badannya bau busuk / orang yang suka mengumbar nafsu dan memakan barang haram QS. Al-Baqoroh 86
  8. Yang digiring seperti orang mabuk tidak tentu arah / tidak suka membayar zakat, infak, dan sedekah QS. Al- Baqoroh 267
  9. Digiring dengan berpakaian dari aspal yang tebal dan mendidih / orang yang suka ghibah QS. Al-Hujrot 12
  10. Digiring dengan lidah keluar dari mulut / para pengadu domba
  11. Yang digiring dalam keadaan mabuk / orang yang suka membicarakan duniawi di mesjid tanpa maslahat buat umat QS. Al-Jin 18
  12. Yang digiring dengan wujud babi / pemakan harta riba QS. Al–Imron 130

Hal diatas diriwayatkan oleh Muaz Bin Jabbal. Dikisahkan pada suatu hari Muaz Bin Jabbal duduk didekat Nabi saw dirumah Ayub Al Anshari. Muaz bertanya ya Rosululloh apa yang dimaksud dengan ayat: Pada hari ditiupkan sangkakala dan kalian datang dalam bergolong-golongan (QS. Annaba 18) beliau menjawab: Hai Muaz kamu telah bertanya tentang sesuatu yang berat. Beliau memandang jauh seraya berkata: Ummatku akan dibangkitkan menjadi 10 golongan. Alloh memilahkan mereka dari kaum muslimin dan mengubah bentuk mereka, sebagian berbentuk monyet, sebagian berbentuk babi, sebagian berjalan terbalik dengan kaki diatas dan muka dibawah lalu diseret-seret, sebagian lagi buta merayap-rayap, sebagian lagi tuli bisu tidak berfikir, sebagian lagi menjulurkan lidahnya yang mengeluarkan cairan yang menjijikkan semua orang, sebagian lagi mempunyai kaki dan tangan yang terpotong, sebagian lagi disalibkan kepada tonggak-tonggak api, sebagian lagi punya bau yang lebih menyengat dari bangkai, sebagian lagi memakai jubah ketat yang mengoyak-ngoyakkan kulitnya.

Orang yang berbentuk monyet adalah para penyebar fitnah yang memecah belah masyarakat. Yang berbentuk babi adalah pemakan harta haram / korupsi. Yang kepalanya terbalik pemakan riba. Yang buta adalah penguasa yang dzalim. Yang buta dan yang tuli adalah orang yang takjub dengan amalnya sendiri. Yang menjulurkan lidahnya dengan sangat menjijikkan adalah para ulama atau hakim yang perbuatannya bertentangan dengan omongannya. Yang dipotong kaki dan tangannya adalah orang yang menyakiti tetangga. Yang disalibkan kepada tonggak api adalah para pembisik dan menjelekan manusia lain. Yang baunya lebih menyengat dari bangkai adalah orang yang pekerjaannya hanya mengejar kesenangan jasmani dan tidak membayarkan hak Alloh dalam hartanya. Yang dicekik oleh pakaiannya sendiri adalah orang yang sombong dan takabbur. (Tafsir Majma Albayan 10;43)

Dalam riwayat lain 12 kelompok manusia digiring kepadang mahsyar, sebelas kelompok masuk neraka, sedang 1 golongan masuk surga. Yang termasuk kedalam kelompok yang digiring masuk surga dengan wajah indah dan bersinar bagai bulan purnama, dan melintasi shyiroth seperti kilat kecepatannya yaitu mereka yang suka beramal soleh, melarang maksiat, memelihara solat 5 waktu dengan berjamaah, dan mereka mati dalam keadaan bertaubat QS. Fushilat 30

Kesimpulan:

Bentuk manusia ketika kembali kepada Alloh disesuaikan dengan amal-amal yang dilakukannya.

 

 

 

 

 

CARA DAN STRATEGI MENJAGA KESINAMBUNGAN DUNIA DAN AKHIRAT   (TIP DIRINGKAS DARI KITAB IHYA ULUMUDIN KARYA IMIM GHOZALI DAN KITAB AR-RI’AYAH LI UKUQILLAH KARYA IMAM AL-HARIST AL- MUHASIBI)

  1. Menempa diri dengan cara menjaga dan meningkatkan akhlak yang baik dan menghindari ahlak buruk
  2. Menjauhkan diri dari kemaksiatan
  3. Selalu mengenal keburukan diri sendiri dan memperbaikinya dan menjauhkan diri dari mengenal aib orang lain
  4. Tawakal dan ikhlas kepada Alloh
  5. Menunjukan tanda kebaikan ahlak: khusu solat, selalu bertaubat, beribadah dan hidup thawadhu
  6. Menyikapi dan hati-hati terkait dengan harta, pangkat, taklid buta dan kemaksiatan
  7. Menghindari banyak tidur sebagai proses pencerahan dan berlatih mematikan diri dalam kehidupan dunia
  8. Selalu memohon kepada Alloh agar terlepas dari godaan setan
  9. Selalu dzikrulloh dalam tiap kesempatan
  10. Mengepaluasi penjagaan hati dari kehendak, bisikan dan keinginan dan bermuroqobah (merasa dalam pengawasan Alloh)
  11. Menguramakan kebaikan dan amal sholeh
  12. Menjaga kedisiplinan beribadah
  13. Mengurangi sikap sombong, rasa bangga diri, keinginan selalu dipuji, dan keinginan selalu diutamakan oleh orang lain.

 

SIFAT-SIFAT KEHIDUPAN DUNIA

  1. Kehidupan dunia hanyalah permainan (QS. Al An’am 32)
  2. Kehidupan dunia merupakan perhiasan untuk bermegah-megahan, bangga-banggaan dalam banyak harta dan anak (QS. Al Hadid 20)
  3. Kehidupan dunia hanya senda gurau dan main-main (QS. Al Ankabut 64)
  4. Kehidupan dunia hanya sedikit dibandingkan akhirat (QS. Attaubah 38)
  5. Kehidupan dunia merupakan kesenangan sementara / sebentar (QS. Al Mu’min 39)
  6. Kehidupan dunia bagi orang kafir merupakan hioasan indah (QS. Al Baqoroh 212)
  7. Harta dan anak-anak merupakan perhiasan kehidupan dunia (Al Kahfi 46)

 

SUMBER DIAMBIL DARI

  1. Makna kematian menuju kehidupan abadi KH. Muhammad Solihin
  2. Al-Qur’an dan Sufisme. Muhammad Ardani
  3. Ensiklopedi kiamat dari sakaratul maut hingga surga neraka. Umar Sulaeman
  4. Mengingat kematian dan adzab kubur. Abdul Azis Bin Nasir

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: